Beyond Carbon didirikan pada tahun 2024 untuk menyeimbangkan infrastruktur data hutan yang berfokus pada karbon dengan pengetahuan tentang lanskap yang dimiliki oleh masyarakat.
Proyek
Beyond Carbon memiliki dua komponen: (1) prototipe visualisasi data yang secara eksplisit menghubungkan data karbon hutan dengan praktik pengelolaan oleh Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal (IPLC); dan (2) instalasi video imersif yang mempertemukan berbagai kumpulan data untuk menggambarkan saling ketergantungan yang mendalam antara manusia dan sesama penghuni planet ini yang bukan manusia.
Kami menerapkan pendekatan dua arah dengan menggunakan prototipe teknologi dan intervensi budaya karena kami percaya bahwa diperlukan berbagai cara untuk memahami, memperjuangkan, dan menghormati tradisi pengelolaan komunitas yang berada di garis depan perubahan iklim dan lingkungan.
Kedua komponen tersebut merupakan kolaborasi berkelanjutan dengan para tetua, perempuan, dan pemuda teknolog dari Desa Mekar Raya di Kalimantan Barat, Indonesia; serta mitra lokal kami, Tropenbos Indonesia dan Kelompok Kerja ICCA di Indonesia (WGII).