Prototipe
Tentang
Saat ini, Big Forest Data memberikan banyak informasi mengenai ketinggian kanopi, perubahan penggunaan lahan, dan kepadatan vegetasi; namun, mengakses (dan memanfaatkan) data ini untuk advokasi lokal masih sulit bagi kelompok masyarakat sipil karena kendala biaya, kapasitas, dan kualitas data.
Prototipe data kami menghubungkan kumpulan data karbon global dengan peta tradisi konservasi yang dibuat oleh masyarakat di Mekar Raya, sebuah desa di Kabupaten Kalimantan Barat, Indonesia. Kalimantan, Indonesia, merupakan bagian dari Borneo, sebuah pulau berbukit-bukit di Kepulauan Melayu, Asia Tenggara, yang juga mencakup negara bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia, serta Brunei.
Pada musim semi 2025, Beyond Carbon bermitra dengan Fakultas Komputasi, Ilmu Data, dan Masyarakat di Universitas California, Berkeley. Sebagai bagian dari Program Ds-Discovery, kami mengembangkan alur kerja visualisasi data bersama tim mahasiswa sarjana Henry Hong, Sarah Ryu, dan Ryan Sing Chan.
Prototipe antarmuka data ini memungkinkan pengguna untuk beralih antara kumpulan data karbon global dan peta partisipatif milik komunitas Mekar Raya. Yang terlihat adalah adanya tumpang tindih yang jelas antara praktik konservasi lokal dan kawasan dengan cadangan karbon tinggi (HCS), yang membuktikan bahwa pengelolaan oleh masyarakat dan kesehatan ekosistem tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Bagaimana Kami Melakukan Triangulasi Kumpulan Data
Prototipe ini dibuat dengan menggabungkan citra satelit, pengukuran laser dari Global Ecosystem Dynamics Investigation (GEDI) NASA, dan LIDAR udara untuk memetakan hutan di sekitar desa Mekar Raya. 1
Kami memprioritaskan tiga variabel tingkat tinggi sebagai indikator kesehatan ekosistem: tinggi kanopi, biomassa di atas tanah, dan kawasan dengan cadangan karbon tinggi yang indikatif.
-
Tinggi kanopi penting karena pohon yang lebih tinggi menyimpan lebih banyak karbon dioksida. Dengan kata lain, pohon yang lebih tinggi menyerap lebih banyak CO₂ dari atmosfer. Diukur dari permukaan tanah hingga puncak kanopi pohon, tinggi kanopi juga menjadi prediktor yang andal untuk mengetahui berapa banyak kayu dan bahan biologis yang terkandung dalam hutan (keduanya sangat penting untuk penghitungan karbon). 2
-
Biomassa di atas tanah adalah berat total seluruh bahan tanaman hidup di atas tanah, diukur dalam ton per hektar. Sekitar setengah dari berat biomassa adalah karbon — pohon mengandung sekitar 50% karbon berdasarkan berat kering.3
-
Kawasan dengan cadangan karbon tinggi terkenal karena jumlah karbonnya yang sangat besar, yang terakumulasi selama berabad-abad. Hutan dengan cadangan karbon tinggi diprioritaskan untuk konservasi; faktanya, penebangan hutan-hutan ini akan melepaskan CO₂ dalam jumlah besar. 4
Apa yang Diungkap oleh Prototipe Ini
Biomassa di atas permukaan tanah mengukur seberapa banyak karbon yang tersimpan di hutan, sedangkan cadangan karbon yang tinggi menandai hutan-hutan yang paling penting. Secara keseluruhan, angka-angka ini memberi gambaran kepada pemerintah nasional, negosiator iklim, dan pendukung pasar karbon mengenai seberapa banyak karbon (dan uang) yang dipertaruhkan dalam upaya melindungi hutan-hutan tertentu.
Namun, tujuan kami adalah mengungkap kontribusi masyarakat terhadap karbon hutan, terutama dalam bentuk praktik pengelolaan tradisional seperti tembawangs suku Dayak, sebuah sistem silvikultur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi di Kalimantan Barat. 5 Untuk memvisualisasikan sebaran tembawangs, kami menggunakan data dari proses pemetaan partisipatif masyarakat Mekar Raya yang dilakukan pada tahun 2023.
Ketika tembawangs ditumpangkan di atas ketinggian kanopi, biomassa di atas tanah, dan cadangan karbon tinggi sebagai variabel keempat, tumpang tindih antara kawasan yang dikelola masyarakat dan hutan padat karbon jauh lebih besar daripada kawasan tetangga yang tidak dikelola oleh masyarakat. Prototipe ini menunjukkan, dalam istilah kuantitatif, bahwa kawasan yang dikelola oleh masyarakat selama beberapa generasi secara terukur memiliki kepadatan karbon yang lebih tinggi daripada hutan tetangga yang tidak dikelola.
Advokasi Berbasis Data untuk Pengakuan Wilayah
‘Membuktikan’ nilai pengelolaan oleh masyarakat adat dengan menggunakan ‘karbon’ sebagai bahasa bersama memperkuat tuntutan Masyarakat Adat dan Lokal (IPLC) akan pengakuan wilayah dan sekaligus berfungsi sebagai tuntutan keadilan iklim untuk menjamin kesejahteraan planet.
Bagi Mekar Raya, pendekatan ini dalam menampilkan sistem pengelolaan Tembawang mereka sebagai kawasan berkarbon tinggi merupakan alat advokasi yang berharga dalam perjuangan masyarakat untuk melindungi hutan mereka dari kepentingan pihak luar yang bersifat ekstraktif (perkebunan monokultur, penebangan kayu ilegal).
Penetapan hutan lindung di Indonesia dan proses pendaftaran 'ICCA' (wilayah dan kawasan yang dilestarikan oleh masyarakat adat dan masyarakat lokal) bergantung pada bukti bahwa suatu kawasan memiliki signifikansi ekologis. 6 Data cadangan karbon yang dipadukan dengan peta masyarakat semakin memperkuat penetapan resmi tersebut.
Prototipe ini mengambil sesuatu yang telah lama diketahui dan dipraktikkan oleh komunitas Dayak—merawat kebun buah yang memiliki makna sosiokultural dan ekologis yang mendalam—serta membuat hubungan tersebut terlihat. Denganmemvisualisasikan hubungan suatu komunitas dengan lanskapnya, pengetahuan lokalmenembus ke dalam percakapan nasional dan global mengenai karbon, tata kelola hutan, dan hak-hak masyarakat adat.
Langkah Selanjutnya
Pada tahun 2026, tujuan kami adalah menyelenggarakan 1–2 lokakarya percontohan pengolahan data bersama para ahli teknologi yang sudah terlibat dalam gerakan hak atas tanah dan hutan. Kami akan membuat perangkat langkah demi langkah yang menguraikan cara mengonfigurasi data karbon yang relevan secara lokal dari kumpulan data global serta menghitung potensi penyerapan karbon dari tradisi konservasi khas masyarakat setempat.
- Model ketinggian kanopi Bumi beresolusi tinggi | Nature Ecology & Evolution ↩︎︎
- Peta ketinggian kanopi beresolusi sangat tinggi dari citra RGB menggunakan self-supervised vision transformer dan decoder konvolusional yang dilatih menggunakan lidar udara ↩︎︎
- Biomassa di Atas Permukaan Tanah, Tutupan Lahan, dan Degradasi, Hutan Kalimantan, Indonesia, 2014 | NASA Earthdata ↩︎︎
- Ketinggian puncak kanopi dan peta indikatif cadangan karbon tinggi untuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina ↩︎︎
- Studi perbandingan biomassa di atas tanah dan penyimpanan karbon antara agroforestri karet Tembawang dan konvensional di Kalimantan Barat, Indonesia | Acta agriculturae Slovenica ↩︎︎
- Pemerintah Desa Mekar Raya telah menyelesaikan proses pendaftaran ICCA, termasuk pemetaan partisipatif batas desa dan kawasan suci yang ditetapkan oleh masyarakat, pada tahun 2022. ↩︎︎